"PERUMAHAN BERKUALITAS KOTA DEPOK - DEKAT DENGAN PEMDA DEPOK" DAPATKAN RUMAH BERKUALITAS DAMBAAN KELUARGA ANDA. BBN SHM, BPHTB, LISTRIK 1300W, AJB, IMB, POMPA AIR, FASILITAS PERUMAHAN MUSHOLLA, TAMAN BERMAIN, JALAN ROW 9, KEAMANAN 24JAM, CCTV, WIFI, TV KABEL.

Jumat, 28 Oktober 2011

CARI RUMAH MURAH

ilustrasi rumah murah
Pameran Perumahan l Real Estate Indonesia EXPO 2011 Tawarkan Paket Bunga Ringan

KORAN JAKARTA
Saatnya berburu rumah. Jelang 2011 berakhir, REI menggelar pameran perumahan yang bertitel REI EXPO 2011. Pameran yang digelar hingga 30 Oktober itu, diikuti pengembang kecil hingga developer papan. Apa saja yang ditawarkan?  Pameran Real Estate Indonesia (REI) EXPO, kerap dianggap oleh sebagian kalangan kurang membumi. Sebab, terkesan, pameran ini hanya mengakomodasi pengembang besar. Hunian yang dijual pun berharga selangit yang sulit dijangkau masyarakat bawah.

Jika ada pengembang kecil yang ikut pameran, harga yang dijual pun akan dipatok tak murah-murah amat. Ini agar gengsi pengembang kecil tak terlalu timpang dengan developer papan atas. Namun, pada pameran REI EXPO 2011, harga yang ditawarkan cukup luwes dan mengakomodasi masyarakat bawah.  Misalnya, pada pameran kali ini, telah dipasarkan rumah seharga 70 juta rupiah. Pembeli yang mengincar rumah murah ini harus menggunakan syarat khusus. Yakni memakai fasilitas subsidi bunga kredit perumahan (KPR) yang dikenal dengan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

FLPP diberikan kepada nasabah perbankan peserta FLPP yang berpengasilan tetap sekitar 2,5 juta rupiah sampai 4,5 juta rupiah per bulan. Digelarnya program FLPP pada pamren REI EXPO 2011, adalah untuk memenuhi program rumah murah pemerintah.  Seperti diketahui pemerintah telah menaikkan batasan harga jual rumah sederhana dan sangat sederhana yang memperoleh pemberian pembebasan pajak pertambahan nilai (PPN), dari harga jual Rp 55 juta menjadi Rp 70 juta.

Kebijakan tersebut diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan No.31/PMK/03/2011 tentang Batasan Rumah Sederhana dan Rumah Sangat Sederhana yang atas Penyerahannya Dibebaskan dari Pengenaan PPN. Dalam peraturan ini, disebutkan batasan luas bangunan rumah sederhana dan rumah sangat sederhana yang mendapatkan fasilitas pembebasan PPN, yaitu maksimal 36 meter persegi (rumah tipe 36).

Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) sendiri telah memberikan pembiayaan perumahan melalui FLPP ada 20 ribu unit dengan penyerapan sekitar 2,6 triliun rupiah. FLPP berlaku untuk rumah sederhana lapak 36 dengan luas tanah 72 meter persegi dengan harga berkisar 50 juta sampai 80 juta dengan bebas PPn. "Proses pembiayaan FLPP selama satu triwulan mencapai 2, 6 triliun rupiah. Uang muka paling sedikit 10 persen dari harga rumah," kata Sri Martoyo, Deputi Pembiayaan Kementerian Perumahan Rakyat,di Jakarta awal pekan lalu.

Menurut Martoyo, skema FLPP jauh lebih baik dari skema yang lama. Kelebihannya antara lain suku bunga yang ditetapkan fix/ tetap selama tenor berjalan, 8,5 persen. Suku bunga fix tidak terpengaruh inflasi, dibawah 10 persen tetap di level-level 6-9 persen "Bunga tetap dibawah 10 persen harga rumahnya 50 juta rupiah sampai 80 juta rupiah. Dengan begitu dapal mempengaruhi daya beli masyarakat khususnya masyarakat berpenghasilan rendah (MBR)," ujar Martoyo.


Investasi Menarik

Sementara, REI EXPO 2011 membuka peluang emas bagi masyarakat untuk berinvestasi properti hunian maupun komersial secara langsung dengan para pengembang terkemuka. Trend penurunan suku bunga Bank Indonesia (BI Rate) yang berdampak positif terhadap penurunan suku bunga kredit properti merupakan momentum terbaik menjelang akhir tahun 2011 untuk berinvestasi di bidang properti.

Sebanyak 115 pengembang bonafid ikut serta. Grup pengembang papan atas seperti Sinar Mas Land, Agung Podomoro Land, Agung Sedayu, Ciputra Development, Duta Pertiwi, Intiland Development, Jakarta Setiabudi International, KG Global Development, Lippo Karawaci, Metropolitan Land, hingga Summarecon Agung meramaikan pameran.

Proyek properti yang ditawarkan berada di 150 lokasi dari berbagai wilayah di Indonesia. Pameran juga menampilkan keragaman dan keunggulan produk properti hunian maupun komersial dalam berbagai tipe, sehingga para pengunjung mendapatkan kemudahan dalam menentukan pilihan tipe, ukuran, peruntukan dan juga lokasi.

"REI EXPO sendiri telah kami laksanakan selama 25 kali dengan berbagai pilihan hunian dihadirkan di pameran kali ini. Dengan penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) juga berdampak positif terhadap penurunan suku bunga kredit properti," kata Setyo Maharso, Ketua Umum REI di Jakarta, Kamis (27/10).

Menurut Setyo, bagi sebagian pengembang, ini merupakan momentum terbaik menjelang akhir 2011 untuk berinvestasi properti. Pengembang juga menampilkan keragaman dan keunggulan produk properti hunian maupun komersial berbagai tipe.

"Para pengunjung akan mendapatkan kemudahan dalam menentukan pilihan tipe, ukuran, peruntukan dan lokasinya. Pameran ini juga berfungsi sebagai sarana bagi masyarakat luas untuk mengetahui kualitas maupun kuantitas dari produk realestat Indonesia serta ajang interaksi positif antara pengembang dengan masyarakat,"ujar Setyo.

Dukungan Perbankan

Selama berlangsungnya REI Expo 2011, Bank BNI menawarkan kredit properti dengan suku bunga terendah, proses mudah, dan cepat. Sejalan dengan laju pertumbuhan ekonomi yang diasumsikan 6,7 persen dalam RAPBN tahun anggaran 2012, atau tingkat
pertumbuhan ekonomi yang tertinggi selama lima tahun terakhir.

Properti menjadi pilihan investasi yang semakin menarik dan pasti menguntungkan. Mengingat nilai ekonomi produk properti akan meningkat seiring perjalanan waktu sehingga nilai jual kembali akan lebih tinggi dari harga perolehannya.

Dengan demikian, berkunjung ke REI Expo 2011 dapat menentukan pilihan investasi properti yang berlokasi di pusat-pusat pertumbuhan ekonomi seperti Jabodetabek, Bandung, Bali, Balikpapan, Manado, Samarinda, dan Batam, merupakan langkah
terbaik berinvestasi dengan keuntungan pasti.

Secara umum, pameran ini diselenggarakan di Jakarta Convension Center (JCC) yang dibuka sejak 22 Oktober. REI Expo 2011 merupakan pameran properti terlengkap dengan model dan desain properti terbaru yang diikuti oleh kelompok perusahaan pengembang terkemuka di Indonesia.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar